STRUKTUR BERITA KELAS VIII

A.    Materi Pembelajaran

Materi Pembelajaran Reguler

Faktual:

1.      Menemukan Struktur dan Kaidah Berita

Berdasarkan struktur atau susunannya, teks-teks tersebut dapat kita kelompokkan ke dalam dua bagian, yaitu berupa informasi yang penting dan informasi yang tidak penting.

Informasi penting disebut juga pokok-pokok informasi atau unsur-unsur berita (utama).Dalam ilmu jurnalistik atau ilmu persuratkabaran, pokok-pokok informasi terangkum dalam rumus 5W + 1H atau disingkat ADIKSIMBA yaitu:

1.      Apa (what) peristiwanya?

2.      Siapa (who) yang mengalami peristiwa itu?

3.      Di mana (where) terjadinya peristiwa itu?

4.      Kapan (when) terjadinya peristiwa itu?

5.      Mengapa (why) peristiwa itu terjadi?

6.      Bagaimana (how) proses peristiwanya?

Susunan informasi di dalam suatu pemberitaan tersaji dalam pola piramida terbalik. Bagian awal merupakan pokok dan semakin ke bawah berita itu merupakan perincian-perinciannya yang sifatnya cenderung tidak penting.

 

                              Kepala Berita

                              (Lead)

 

 

                              Tubuh berita

 

 

                              Ekor Berita

 

 

Jadi struktru berita ada 3 macam:

1.      Kepala Berita (Lead).

2.      Tubuh Berita.

3.      Ekor Berita.

 

2.      Kaidah-Kaidah Kebahasaan

Di dalam teks berita, kata-kata dan kalimat-kalimat itu ternyata memiliki kaidah atau aturan tersendiri. Kaidah-kaidah tersebut dapat dijadikan sebagai ciri ataupun pembeda dengan jenis teks lainnya.

 

 

 

 

Kaidah-kaidah kebahasaan teks brita tersebut yaitu:

1.      Bahasa Baku.

2.      Penggunaan Kalimat Langsung.

3.      Penggunaan Konjungsi bahwa.

4.      Penggunaan Kata Kerja mental.

Penggunaan kata kerja mental contohnya: memikirkan, membayangkan, berasumsi, berpraduga, berkesimpulan, dan beranalogi.

5.      Penggunaan Fungsi Keterangan waktu dan tempat.

6.      Penggunaan Konjungsi Temporal dan Kronologi.

Penggunaan konjungsi temporal dan kronologis contohnya: kemudian, sejak, setelah, awalnya, akhirnya, dan urutan waktu.

 

3.      Menyampaikan Informasi dalam Bentuk berita

1.      Pentingnya Berita.

Pentingnya berita.

Banyak manfaat yang dapat kita peroleh setelah membaca berita.

2.      Penyampaian Berita.

Penyampaian berita.

Ketika kita mendapat pertanyaan dari seseorang tentang isi berita yang pernah kita dengar, kita harus memiliki kemampuan untuk menyampaikan berita itu apa adanya, tanpa ada yang ditambah-tambah atau dikurangi. Kita cukup dengan memahami ide-ide pokok berita itu, menceritakan berdasarkan kata-kata sendiri.

3.      Langkah-langkah Menulis Berita.

Adapun langkah-langkah penyampaian berita sebagai berikut:

1.      Menentukan sumber berita.

2.      Mendatangi sumber berita.

3.      Mencatat fkta-faakta dengan kerangka ADIKSIMBA.

4.      Mengembangkan catatan itu menjadi sebuah teks berita yang utuh.

4.      Penyuntingan Berita.

Apabila berita yang Kalian buat itu masih ada kesalahan itu wajar. Masih ada satu tahap lagi yang harus Kalian lalui sebelum berita itu dipublikasikan, yakni penyuntingan.

Aspek-aspek yang harus diperhatikan dalam penyuntingan yaitu:

1.      Kebenaran isi berita, ditinjau dari keakuratan fakta-fakta.

2.      Kelengkapan isi berita, ditandai dengan komponen-komponen berita yang terangkum dalam ADIKSIMBA.

3.      Struktur penyusunan berita, dimulai dari yang penting ke yang kurang penting.

4.      Penggunaan bahasa, terkait dengan keefektifan kalimat, kata baku, ketepatan ejaan dan tanda baca.

 

B.     Sumber Belajar

1.      Buku Paket Bahasa Indonesia Kelas VIII.2017. (H. 12-22)

2.      Buku Guru Bahasa Indonesia

3.      Sumber: htts://m.republika.co.id


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PROLOG

Assalamualaikum  Hai Anank-anak semua, apa kabar berjumpa kembali dengan ibu tuk belajar Bahasa Indonesia, semoga kita selalu diberikan kese...